Rahasia Membuat Lamaran Kerja yang Baik agar Diterima HRD

Membuat lamaran kerja yang baik adalah sebuah keharusan, terlebih bila Anda sebelumnya belum pernah memiliki pekerjaan tetap. Ya, perihal mencari pekerjaan yang sesuai saat ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Anda harus melewati proses yang sangat ketat demi mendapatkan sebuah pekerjaan. Apalagi jumlah pekerjaan yang lebih sedikit dengan para pencari kerja.


Tidak hanya dihadapkan pada permasalahan di atas, nyatanya Anda masih harus bekerja keras lagi. Pasalnya, meskipun lapangan pekerjaan tersedia belum tentu Anda masuk ke dalam kandidat calon karyawan. Skill dan kemampuan saja rupanya tidak mencukupi syarat yang diberikan oleh perusahan atau tempat kerja. Berkas yang Anda masukkan juga memberikan penilaian penting.

Salah satu berkas penting yang kerap disepelekan ialah surat lamaran. Seseorang yang memiliki skill tinggi juga harus diimbangi dengan kemampuan membuat surat lamaran yang menarik. Lamaran kerja yang baik akan dipertimbangkan oleh pihak HRD. Sebaliknya surat lamaran yang tidak memperlihatkan profesionalisme seseorang justru akan diragukan oleh pihak HRD.

Lantas bagaimana merancang dan membuat surat lamaran yang dapat memikat hati HRD? Untuk bisa membuat lamaran terbaik, agar langsung diterima kerja ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan. Pertimbangan tersebut tidak hanya menyoal kelengkapan alamat ataupun kerapian surat lamaran saja. Agar sukses menarik hati HRD, yuk ikuti rahasia membuat lamaran terbaik dalam artikel ini.

Lamaran Kerja yang Baik Harus Jelas

Surat lamaran kerja dibuat agar pihak HRD mengerti maksud dan minat calon karyawan. Dengan kata lain isi yang disampaikan di dalamnnya harus jelas, padat dan berimbang. Di dalam surat lamaran kerja yang baik biasanya terdiri dari pembuka, isi dan penutup. Usahakan agar keterangan yang tertulis di dalam surat lamat tidak lari dari konteksnya.

Bila Anda ingin melamar kerja karena bidang pekerjaannya cocok, maka sampaikan alasan tersebut dengan jelas. Sebaiknya ketika menyampaikan isi dan maksud melamar pekerjaan hindari mengulang kata-kata yang justru merugikan Anda. Sebagai contoh kalimat yang menunjukkan ketertarikan Anda terhadap bidang yang dilamar. Meskipun Anda sangat menyukainya namun janganlah berlebihan.

Baca Juga: Cara Melamar Pekerjaan Online dengan Mudah dan Praktis
Baca Juga: Ikut Tes CPNS Memang Sulit, Ikuti Tips Suksesnya Berikut!
Baca Juga: Tips Menghindari Lembur Tanpa Mengurangi Kinerja Anda di Kantor

Untuk menarik HRD agar meloloskan Anda sebaiknya berikan penjelasan mengenai kesungguhan Anda selama bekerja. Kemudian tuliskan pula perihal hal apa saja yang bisa Anda berikan kepada tempat kerja tersebut. Kebanyakan HRD akan mempertimbangkan calon pekerja yang memberikan nilai plus pada perusahaan. Artinya Anda dinilai dapat memajukan perusahaan dalam kurun waktu tertentu.

Sampaikan pula alasan perusahaan mengapa harus memilih Anda dibandingkan kandidat lain. Dalam hal ini Anda tidak perlu memberikan penilaian yang buruk kepada kandidat lain. Sebaliknya, uraikan secara singkat kelebihan Anda dalam memajukan perusahaan tersebut. Anda juga dapat menambahkan karakter-karakter yang membuat HRD terkesima, sampaikan hal tersebut secara singkat.

Lamaran Kerja yang Baik Harus Beretika

Etika tidak hanya menyoal tingkah laku dan tindakan saja lho! Buktinya di dalam menulit surat lamaran pekerjaan Anda dituntut untuk mempertimbangkan etika. Etika dalam hal ini menyangkut penggunaan tata bahasa yang benar dan sesuai. Lamaran kerja yang baik harus memiliki komponen tata bahasa yang baku.

Hal tersebut karena melamar pekerjaan adalah kegiatan formal. Sehingga tidak mungkin Anda menggunakan kalimat seperti sedang mengobrol bersama teman. Hal ini juga berlaku pada semua jenis pekerjaan. Meskipun pekerjaan yang dilamar bersifat santai dan kasual, namun tetap saja isi surat haruslah menggunakan tutur bahasa formal.

Bagaimana karakteristik bahasa formal? Ciri-ciri kalimat formal ialah penggunaan aturan EYD. Struktur kalimat yang dituliskan haruslah tepat. Anda tidak perlu menulis surat lamaran langsung jadi. Surat lamaran yang sudah Anda tulis perlu Anda baca ulang. Tujuannya adalah untuk menghindari kesalahan ketik, ejaan maupun pemilihan kata yang kurang tepat.

Kesalahan tersebut merupakan hal sepele. Meski sepele nyatanya kesalahan kecil bisa berdampak besar pada surat lamaran yang Anda tulis. Etika dalam menulis surat lamaran pekerjaan juga mengharuskan Anda menggunakan kata sapaan yang tepat. Sebaiknya gunakan kata Bapak atau Ibu untuk menyapa HRD di dalam surat lamaran agar terkesan sopan.

Lamaran Kerja yang Baik Harus Tepat Sasaran

Rahasia diterima kerja berkat surat lamaran yaitu isi harus tepat sasaran. Agar diterima kerja, surat lamaran kerja yang Anda buat harus sesuai dengan kebutuhan. Dengan kata lain bidang yang Anda lamar harus sesuai dengan skill dan kemampuan Anda. Dalam hal ini, Anda sebaiknya tidak memaksakan diri memasuki bidang pekerjaan yang tidak dikuasai.

Meskipun pada dasarnya memang bisa saja bekerja dalam bidang yang tidak dikuasai. Apalagi setelah diterima Anda akan mendapatkan masa training. Namun, perlu diingat membuat surat lamaran kerja yang baik, sebaiknya sesuai kemampuan dan kebutuhan perusahaan. Hal ini membuat berkas lamaran Anda cepat diterima oleh pihak HRD.

Bila Anda ingin mencari pekerjaan yang berada di luar jalur skill tidak ada salahnya meyakinkan pihak HRD. Untuk membuat HRD yakin Anda dapat menambahkan keterangan yang menyebutkan kecepatan dalam belajar hal baru. Pihak perusahaan tentunya dengan senang hati menerima calon karyawan yang memiliki minat tinggi dalam urusan belajar.

Tepat sasaran dalam surat lamaran juga merujuk pada alamat yang Anda cantumkan. Periksa kembali apakah alamat Anda dan perusahaan sudah sesuai. Bila Anda mencamtukan biodata di dalam surat lamaran pastikan biodata tersebut sesuai dengan KK atau KTP. Hal ini karena pihak HRD akan memastikan kebenaran biodata yang Anda masukkan. Ketidaksingkronan data akan membuat HRD ragu.

Lamaran Kerja yang Baik Harus Lengkap

Terakhir, lamaran kerja haruslah memiliki komponen lengkap. Lengkap di sini berarti mulai dari bagian atas sampai bagian bawah surat. Komponen di dalam surat lamaran kerja yang baik meliputi tanggal, perusahaan dan alamat, pembuka, isi, dan penutup. Semua komponen tersebut harus ada di dalam surat lamaran. Tujuannya agar HRD memberikan penilaian yang positif kepada Anda.

Kelengkapan tidak hanya pada komponen di dalam surat saja, kelengkapan berkas juga menjadi pertimbangan penting. Bila Anda menyebutkan lampiran saja yang ada di dalam surat lamaran, maka berkas tersebut harus ada di map. Ketidaklengkapan berkas yang Anda kirimkan membuat HRD menjadi ragu. Terlebih bila dokumen yang kurang lengkap merupakan bagian penting dalam lamaran.

Sebelum memasukkan berkas dokumen ke dalam map cermati dahulu totalnya. Kerapian juga akan menjadi nilai plus bagi Anda. Urutkan dokumen berdasarkan nomor yang tertera pada surat lamaran. Atau bila tidak ada nomor maka urutkan dari berkas utama sampai dokumen pendukung, termasuk sertifikat dan foto terbaru Anda.

Demikianlah rahasia agar surat lamaran pekerjaan Anda diterima oleh HRD dalam waktu singkat. Pada akhirnya, surat lamaran merupakan cerminan diri Anda. Bila Anda bagus dalam merancang surat lamaran penilaian HRD pun ikut berpengaruh, begitu pula sebaliknya. Jadi, sudah siapkah Anda membuat lamaran kerja yang baik agar cepat diterima HRD?

Keyword: lamaran kerja yang baik

Deskripsi: Lamaran kerja yang baik mencerminkan diri calon karyawan. Untuk membuatnya diperlukan tata bahasa, kalimat yang jelas, tepat sasaran dan lengkap.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel